Imha Siie Priincesz Manja .. :) siti.fatimah.37@gmail.com

Bacaan 'Basmallah" Dikalangan Ulama


SCAN-1.
dari kitab “AL WASITH FIL MADZHAB” juz I, hlm.220, karya Hujjatul Islam Al Imam Ghazali (w.505).


(tahqiq) ini ditulis oleh Abi Amr Al Husaini Bin Umar Bin Abdurrahim.
-------------------------------------------------
INI TERJEMAHAN TEKS YANG BERLATAR BELAKANG WARNA KUNING.


Adapun membaca keras “Basmalah” ini sebuah masalah yang panjang dan bercabang cabang.

Kelompok yang berpendapat bahwa “Basmalah” bukan bagian dari surat “Al Fatihah”, maka mereka tidak membaca dengan keras, begitu juga kelompok yang berpendapat bahwa “Basmalah” adalah bagian dari awal surat “Al Fatihah” (saja).

Adapun kelompok yang berpendapat bahwa “Basmalah” adalah bagian dari awal semua surat Al Qur’an, maka mereka berbeda pendapat.

IMAM SYAFI’I Rahimahullah berpendapat bahwa ia mengeraskan “Basmalah” bersama surat “Al Fatihah dan surat suratan yang lain. Dan ini adalah madzhabnya golongan dari sahabat nabi saw , tabi’in dan para imam muslimin salaf dan kholaf.

✔ Yang mengeraskan bacaan “Basmalah” dari kalangan Sahabat adalah:

Abu Hurairah ra.
Ibnu Umar ra.
Ibnu Abbas ra.
Mu’awiyah ra.

✔ Dan telah menceritakan pula imam AbdilBar dan imam Baihaqi dari Sayyidina Umar dan Sayyidina Ali.

✔ Imam Khatib juga telah menukilnya dari para Khulafa’ul Arba’ah namun itu langka (gharib).

✔ Sedangkan dari kalangan Tabi’in adalah:

Sa’id bin Jubair.
‘Ikrimah.
Abi Qolabah.
Azzuhri.
Ali bin Hasan.
Muhammad bin Ali bin Hasan.
Sa’id bin Musayyib.
Atho’.
Thowus.
Mujahid.
Salim.
Muhammad bin Ka’b al qurdhi.
Ubaid.
Abi baker bin Muhammad bin Amr bin Hazm.
Abi Wail.
Ibnu Sirin.
Muhammad bin almunkadar.
Ali bin Abdullah bin Abbas.
Muhammad bin Ali bin Abdullah bin Abbas.
Nafi’ mantan sahaya nya Ibnu Umar.
Zaid bin Aslam.
Umar bin Abdul aziz.
Azrouq bin Quais.
Hubaib bin Abi Tsabit.
Abi Sya’tsa’.
Makhul.
Abdullah bin Mughoffal bin Muqorron.

✔ Imam Baihaqi menambahi:
Abdullah bin Shofwan.
Muhammad ibnu alhanafiyah.

✔ Imam Ibnu AbdilBar menambahi pula:
Amr bin Dinar.

Argumentasi dalam ini semua adalah bahwa “Basmalah” itu termasuk sebagian dari surat “Al Fatihah”, sehingga “Basmalah” ini dibaca keras seperti halnya ayat Alfatihah yang lainnya,.

Imam Nasa’i meriwayatkan dalam kitab sunan nya, Ibnu Huzaimah dalam kitab Shohih nya dan Ibnu Hibban dalam kitab Shohihnya pula. Dan imam Hakim dalam kitab Al Mustadraknya, dari Abi Hurairoh….. Bersambung ke SCAN-2.
-------------------------------------
Bagi sahabatku yang mengikuti kelompok yang tidak mengeraskan bacaan “Basmalah” nya, tidak usah berkoar koar disini yang sifatnya profokatif ya… Sabar



SCAN-2
Footnote kitab “AL WASITH FIL MADZHAB” juz I, hlm.221, karya Hujjatul Islam Al Imam Al Ghazali (w.505).

►INI TERJEMAHAN TEKS YANG BERLATAR BELAKANG WARNA KUNING.

….Dari Abi Hurairah bahwa beliau melakukan shalat (berjama’ah), beliau mengeraskan bacaan “Basmalah”nya. Kemudian setelah shalat tersebut, beliau berkata (kepada para makmum) “Sesungguhnya saya telah menampilkan kepada kalian sebuah shalat yang menyerupai shalat Rasulullah saw.
Dan hadits ini di shohihkan oleh imam Daruquthni, Al khatib, Al Baihaqi dan yang lain. Demikian selesai sudah nukilan ini yang di ambil dari tafsir Ibnu Katsir, namun sebenarnya dalam tafsir tersebut masih ada katerangan lain mengenai ini, maka cobalah anda merujuk kesana (Juz I, hlm 16-17).

✓ Dan lihatlah pula dalam bab “JAHR” (mengeraskan basamalah) dalam hadits Ibnu Abbas, namun lemah yang dikeluarkan oleh:

Al Bazzar (1/255) nomor 526.
Tirmidzi (2/14).
Daruquthni (1/304).
Imam Uqaily dalam kitab “Addu’afaa’” (1/80-81) dan dalam kitab “Al mu’jam Kabir (11442).

✓ Dan Haditsnya Abi Hurairah ra yang membaca keras “basmalah”, yang di shohihkan oleh:

Ibnu Khuzaimah.
Ibnu Hibban.
Daruquthni dan Hakim.